software apotek


Dalam menjalankan sebuah usaha diperlukan sebuah manajemen yang baik dan pembukuan yang akurat agar usaha tersebut bisa berkembang dengan baik,untuk menjawab semua tantangan tersebut kami telah membuat sebuah aplikasi yang kami beri nama Software Apotek

Software Apotek sudah kami kembangkan cukup lama mulai dari th 2007 sampai sekarang,oleh karena itu Software Apotek sudah memiliki vitur-vitur yang sangat lengkap dan dengan harga yang terjangkau,Software Apotek sudah dipakai ribuan pengusaha apotek dan toko obat sampai klinik diseluruh indonesia,dengan licensi sekali beli bisa dipakai untuk selama-lamanya (unlimited)

Berikut Vitur-vitur yang tersedia pada Software Apotek:

MASTER DATA

  1. Level akses -> Pengaturan akses user (operator)ke program berdasarkan jabatannya masing – masing
  2. Data obat -> Input data obat (persediaan) yang ada di apotek, gudang, maupun di racikan berdasarkan kategori dan sub kategori obat
  3. Data pelanggan / Pasien -> Input data pelanggan (pasien) yang membeli ke apotek
  4. Data distributor -> Input data distributor (pemasok) obat, digunakan untuk transaksi pembelian obat
  5. Data produsen -> Input data pabrik yang mengeluarkan obat (persediaan)
  6. Data karyawan -> Form ini digunakan untuk memasukkan data operator atau pengguna software apotek
  7. Data Dokter -> Memasukkan data dokter yang memberikan resep ke pasien (pelanggan)
  8. Data kas -> Menyimpan master data kas (bank) yang akan digunakan disetiap transaksi, saldo kas akan bertambah dan berkurang secara otomatis sesuai dengan transaksi yang dilakukan
  9. Data biaya -> Memasukkan jenis – jenis biaya (pengeluaran) yang dilakukan di apotek

TRANSAKSI

  1. Pembelian obat -> Membeli persediaan obat ke distributor, stok obat (persediaan) yang ada di apotek akan bertambah secara otomatis
  2. Penjualan obat apotek -> Menjual obat ke pelanggan, stok obat yang ada di apotek akan berkurang secara otomatis
  3. Penjualan obat racikan (resep dokter) -> Menjual obat ke pelanggan berdasarkan resep dokter, stok obat akan berkurang sesuai dengan jumlah resep yang dimasukkan
  4. Return pembelian obat -> Mengembalikan obat ke distributor (PBF) karena obat rusak atau kadaluarsa
  5. Penerimaan return pembelian -> Menerima obat yang telah dikembalikan oleh distributor
  6. Return Penjualan Obat -> Menerima barang return dari pelanggan
  7. Pembayaran hutang -> Menginput data pembayaran hutang terhadap transaksi pembelian non tunai(tempo) yang dilakukan kepada distributor
  8. Penerimaan piutang -> Menginput data penerimaan piutang yang dibayarkan dari pelanggan terhadap transaksi penjualan non tunai (tampo)

BACKOFFICE

  1. Pengeluaran -> Mencatat transaksi pengeluaran (biaya operasional) apotek yang akan mengurangi kas secara ototmatis
  2. Mutasi Kas -> Memindahkan kas dari apotek ke bank atau sebaliknya
  3. Mutasi stok -> Memindahkan stok barang dari gudang ke racikan atau ke apotek (penjualan di depan)
  4. Koreksi stok -> Menyesuaikan stok obat yang ada di apotek (stok fisik) dengan stok obat yang ada di software jika ditemukan ada kesalahan perhitungan stok
  5. Histori Program -> Melihat aktivitas yang terjadi pada program mulai dari buka apotek sampai tutup, sehingga manajemen akan lebih mudah dalam melakukan pengecekan transaksi yang terjadi
  6. Pengaturan nama dan alamat apotek (Mempengaruhi register)
  7. Pengaturan footer nota -> Keterangan nota (kwitansi)
  8. Remove transaksi -> Menghapus transaksi bulanan (jika diperlukan)
  9. Backup database -> Menyimpan database ke drive lain, untuk jaga – jaga jika install ulang atau kena virus
  10. Import database -> Mengembalikan database yang sudah di backup
  11. New database -> Mengembalikan database ke awal pada saat installasi awal
  12. Repair database -> Memperbaiki database jika database ada yang rusak karena virus, atau listrik tidak stabil
  13. Koneksi database -> Mengatur koneksi database via LAN (komputer jaringan) atau akses dari luar kota (Via internet)
  14. Mengganti background software sesuai keinginan

LAPORAN

  1. Laporan pembelian berdasarkan periode
  2. Laporan pembelian berdasarkan supplier
  3. Laporan pembelian berdasarkan barang
  4. Laporan pembelian yang kena pajak
  5. Laporan penjualan periode
  6. Laporan penjualan pelanggan
  7. Laporan penjualan berdasarkan barang
  8. Laporan penjualan berdasarkan kategori obat
  9. Laporan penjualan secara global
  10. Laporan penjualan obat narkotika
  11. Laporan penjualan peroperator(user pengguna software)
  12. Laporan persediaan obat -> Mencetak laporan stok obat yang tersedia
  13. Laporan stok obat limit
  14. Laporan stok obat over (kelebihan stok)
  15. Laporan persediaan obat yang sudah kadaluarsa
  16. Laporan pengeluaran periode
  17. Laporan pengeluaran berdasarkan jenis pengeluaran/biaya
  18. Laporan mutasi kas (perpindahan kas)
  19. Grafik penjualan obat
  20. Grafik laba/omset
  21. Laporan hutang kepada distributor -> Mencetak laporan hutang yang belum dibayar kepada distributor
  22. History pembayaran hutang berdasarkan periode
  23. History pembayaran hutang berdasarkan supplier
  24. Laporan hutang yang sudah jatuh tempo
  25. Laporan piutang pelanggan -> Mencetak daftar piutang yang belum dibayar oleh pelangggan
  26. History pembayaran piutang pelanggan berdasarkan periode
  27. History pembayarna piutang pelanggan berdasarkan pelanggan
  28. Laporan piutang pelanggan yang sudah jatuh tempo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*
*

  • coba coba

    This may be a good place to introduce yourself and your site or include some credits.

  • testing
  • Customer Support

    Phone / wa 081802613019